Showing posts with label Today Journal. Show all posts
Showing posts with label Today Journal. Show all posts

Thursday, July 22, 2021

Mengintip pembuatan Kokedama, salah satu teknik menanam asal Jepang

Kokedama merupakan teknik menanam dari Jepang dengan menempatkan tanaman dalam bola tanah kemudian membungkusnya lalu dibungkus moss (lumut) lalu mengikatnya dengan tali. 
Teknik menanam ini unik karena tidak menggunakan pot sehingga cukup ramah lingkungan karena biasanya tanaman menggunakan pot plastik.
Kokedama secara bahasa adalah gabungan dari kata “koke” dan “dama”. Koke berarti moss atau lumut. Dama artinya bola. Secara bahasa Kokedama memiliki arti “bola lumut” atau “moss ball”. Media tanam yang digunakan selain tanah adalah moss dan umumnya tanaman diletakkan di piring/tatakan atau digantung dengan tali.
Selain moss, kokedama juga bisa menggunakan sabut kelapa yang mudah ditemukan di Indonesia. Kokedama sabut kelapa bisa menjadi alternatif pilihan bila kita tidak dapat menemukan lumut. Kekurangan sabut kelapa daripada lumut adalah sabut kelapa lebih mudah ditumbuhi jamur daripada moss.
Kokedama berasal dari Jepang berupa kombinasi nearai bonsai dan gaya menanam kusamono. Awalnya kokedama digunakan untuk tanaman bonsai. Sekarang Kokedama sangat populer digunakan di taman-taman di jepang.
Tanaman yang dapat digunakan untuk kokedama biasanya jenis tanaman indoor dengan akar kecil (serabut) yang tidak membutuhkan terlalu banyak sinar matahari dan air. Di negeri asalnya, Jepang, kokedama awalnya adalah seni “potting” untuk bonsai.

Dari hasil kreasi yang saya lakukan, berikut beberapa tanaman lain yang juga dapat dibuat sebagai kokedama :
  1. Spider Plant atau Rikma Putri
  2. Sansevera pagoda
  3. Calathea
  4. Red Flame Ivy (daun syaraf ungu)
  5. Sirih Gading
 

Bagaimana cara membuat kokedama?
  1. Mula-mula siapkan terlebih dahulu media tanam berupa tanah humus, tanah liat, sabut kelapa dan benang. Tentu saja Anda juga perlu menyiapkan tanaman yang akan dibuat kokedama.
  2. Lepas tanaman dari polybag, biarkan sebagian kecil tanah tetap melekat pada akar, jangan dibuang semuanya.
  3. Buat bola tanah dari media tanam dan lapisi dengan tanah liat agar media tanam tidak mudah rontok, basahi media tanam dan tanah liat dengan sedikit air.
  4.  Masukkan tanaman ke tengah bola tanah, rapikan.
  5. Balut dengan sabut kelapa, rapikan.
  6. Ikat dengan benang.
  7. Kokedama telah siap untuk diletakkan di meja dengan tatakan atau digantung dengan tali.
 
Bagaimana cara menyiram Kokedama ?
Selayaknya tanaman umumnya, Kokedama pun harus diberi air secara rutin. Salah satu cara untuk mengecek apakah Kokedama sudah perlu diairi kembali adalah dengan mengangkatnya. Apabila kokedama yang sudah kering akan terasa ringan, sedangkan bila masih agak berat tunda penyiraman. Rata-rata tanaman kokedama saya membutuhkan penyiraman setiap 2-3 hari sekali tergantung cuaca. 
Untuk tanaman yang membutuhkan banyak air seperti sirih-sirihan dan spiderplant, Anda dapat menyiramnya setiap hari.
Cara menyiram kokedama adalah dengan merendam bola kokedama ke dalam ember. Perhatikan gelembung udara yang keluar dari dalam bola. Bila kokedama telah cukup air, tidak akan ada gelembung udara yang keluar dari bola. Gelembung udara tersebut menandakan adanya cukup ruang yang kosong, sedangkan bila tidak mengeluarkan gelembung udara lagi, maka tanah telah cukup diairi.
Di musim hujan, saya hanya perlu meletakkan kokedama di luar atau menggantungnya sehingga saya tidak perlu menyiram. Cukup dengan air hujan. Untuk pemupukan, gunakan pupuk cair yang diseprotkan atau disiramkan ke bola kokedama.
Bagi Anda yang menyukai tanaman dengan media yang unik, kokedama adalah salah satu pilihannya. Selain itu bagi Anda pemilik lahan sempit, menggantungkan kokedama di pagar bisa menjadi alternatif hiasan rumah yang cantik.

Saturday, February 17, 2018

7 Keutamaan Membaca Doa, Review Buku Doa Dzikir Muslimah


Muslimah gampang baper ? Alias terbawa perasaan yaaa..dikit-dikit galau, jadi lemah dan gampang tersinggung bahkan sedih. 
Buku kumpulan dzikir muslimah ini mungkin bisa jadi pengobat kesedihan dan kegalauan.

Dari cover bukunya aja sudah pink, bikin hati hepi dan ceria hehe... Isinya nggak cuma kumpulan doa, tapi juga ada tips dan adab berdoa, sesuatu yang mungkin kita lupakan, asal baca doa atau sholawat gitu aja.

Tahukah kamu manfaat membaca doa ? 

Berikut ini adalah 7 keutamaan membaca doa  :
1. Doa adalah ibadah yang mulia 
2. Doa sebagai peredam murka Allah SWT 
3. Doa sebagai senjata orang yang beriman, tiangnya agama serta sebagai pencahaya langit dan bumi.
4. Doa bisa mengubah Qadha
5. Doa bisa menghindarkan dari bala'
6. Allah beserta orang yang berdoa.
7. Doa dapat menyelamatkan dari sifat lemah.


Berdoa juga ada adabnya, sebagaimana bila kita menghadap orang tua atau atasan dan meminta sesuatu, demikian pula saat berdoa meminta kepada Allah SWT.

10 Adab berdoa adalah :
1. Berdoa ikhlas karena Allah SWT.
2. Sebelum berdoa mulailah dengan membaca basmalah, hamdalah dan shalawat.
3. Bersikeras dan penuh harap dalam berdoa, yakin akan dikabulkan.
4. Hati yang khusyuk.
5. Selalu berdoa baik dalam kondisi senang maupun susah.
6. Hanya meminta kepada Allah SWT.
7. Berdoa dengan suara lirih
8. Mengakui dosa yang diperbuat dan memohon ampun atasnya.
9. Merasa rendah di hadapan Allah SWT
10. Mengembalikan hak orang lain yang dilanggar.


Tampil dengan desain dan lay out buku yang menarik, membuat kita tidak bosan untuk belajar dan menghafalkan doa-doa yang ada dalam buku ini. 

Doa-doa yang ada pun dibagi dan dikelompokkan sesuai kebutuhan sehingga mudah bagi kita untuk menemukan dan membaca doa yang kita ingin baca.


Komplit mulai Asmaul Husna, Sholawat dan Kumpulan doa, buku ini cukup praktis untuk dibawa selama perjalanan bahkan saat berlibur pun buku ini pas banget untuk dibawa. Agar kita senantiasa mengingat Allah SWT kapapun dan dimanapun kita berada.


Jadi, ladies...jangan mudah baper yaa..miliki segera si pinky Doa Dzikir Muslimah ini agar tak mudah baper dan makin dekat dengan Allah SWT. 

Buku ini juga dapat dibawa oleh muslimah yang sedang berhalangan atau menstruasi karena bukan muzhab Al quran, sehingga aktifitas membaca doa tetap jalan terus. Apalagi saat menstruasi, muslimah bisa lebih baper dari biasanya hehe...

Selamat berdoa dan berdzikir dear muslimah..semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan melindungi kita.


Judul Buku   : Doa Dzikir Muslimah
Penulis         : Abu Ayyub El-Faruqi
Penerbit        : Genta Hidayah
Tebal Buku   : 221 halaman

Saturday, January 20, 2018

Kiat Menikmati dan Mensyukuri Hidup, Review Buku Jalani, Nikmati, Syukuri

Ada begitu banyak hikmah yang saya peroleh setelah membaca buku ini, kisah-kisahnya dekat dengan kehidupan sehari-hari, masalah-masalah yang dibahas dapat muncul dalam kehidupan siapapun dan mendapat solusi yang tepat, apalagi buku ini bersumber dari kitab motivasi terbaik di dunia, Alqur'an.

Judul Buku  : Jalani, Nikmati, Syukuri
Penulis         : Dwi Suwiknyo
Penerbit        : Noktah (Diva Press Group)
Tebal Buku : 260 halaman


Biasanya saya membaca disela jam istirahat kerja. Buat refreshing, buku ini punya tata layout yang menarik sehingga tidak bosan kita membaca cerita yang ada. Apalagi beberapa kisahnya nyambung dengan suasana di tempat kerja, dengan teman-teman, saat jadi tempat curhat bisa mencontek buku ini hehe...


Beberapa kisahnya pernah saya alami dan ini kembali mengingatkan saya agar lebih bijak dan sabar setiap kali menghadapi masalah.

Kiat menjalani dan mensyukuri hidup dari buku ini saya rangkum dalam catatan ringkas yang saya bawa kemanapun pergi. Ada dalam agenda kerja yang setiap saat saya membutuhkan bisa saya baca-baca kembali.

Hikmah dan potongan ayat suci Alqur'an yang mampu menguatkan, menghibur hati yang resah dan mengusir kelelahan berpikir saat bekerja.


Kiat  menjalani dan mensyukuri hidup antara lain :

1. Jangan lupa bahagia, sebab sedih, kecewa, marah, suka dan bahagia sudah menjadi sunatullah yang telah Dia gariskan dan harus kita jalani. Seperti kata sahabat "semua akan indah pada waktunya". Jadikan problematika hidup dan kesedihan sebagai jalan kita makin dekat pada Allah SWT.

2. Yang penting yakin, sebab Allah SWT tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan kita. Rejeki tidak bisa kita jemput hanya dengan leha-leha namun dengan usaha.


3. Belajar menerima, jangan mudah mengeluh dan selalu berprasangka baik kepada Allah SWT


4. Belajar melepaskan, tidak semua hal yang kita inginkan dikabulkan oleh Allah SWT karena Dia Maha Mengetahui Yang Terbaik untuk kita. Belajar merelakan dan melepaskan, yakin bahwa Allah akan menggantinya dengan hal yang lebih baik.


5. Selalu memiliki pilihan dalam menjalani hidup, sehingga kita tidak terpaku hanya satu jalan saja, seperti saat satu pintu rejeki tertutup, maka yakinlah Allah SWT sedang membukakan pintu rejeki yang lain. Jadi saat gaji tidak cukup, carilah alternatif bisnis yang bisa dilakukan sambil masih mengerjakan pekerjaan utama dan lain-lain.


Ada beberapa tulisan yang jleb banget buat saya sebab benar-benar memberikan solusi dan harapan bahwa memang semua akan indah pada saatnya.


Kisah 1 : Berdamai dengan diri sendiri

Konflik batin dan dengan pasangan yang harus segera diakhiri .Antara pilihan untuk bekerja dan menjadi ibu rumah tangga.

Bila menjadi ibu rumah tangga ada tanggungan prioritas yang masih harus diselesaikan, yang menurut perhitungan dengan honor sebagai free lance tidak  cukup sedangkan bila bekerja harus meninggalkan anak sendiri di rumah bersama dengan pembantu.


Berdamai dengan berbagi tugas dengan suami, terutama karena jadwal kerja suami lebih fleksibel dan anak boleh dibawa ke tempat mengajar.


Tempat kerja yang relatif dekat dengan rumah membuat tugas saya sebagai ibu mengawasi anak agak mudah karena dapat ijin pulang saat jam istirahat makan siang dan kembali segera setelah urusan di rumah selesai. Misalnya saat pembantu sakit, menyiapkan makan siang lalu meminta bantuan tetangga untuk mengawasi anak karena sebaya dengan anak-anak tetangga, jadi mereka dapat bermain bersama di dekat rumah.


Berdamai dengan kondisi hingga keadaan menjadi membaik dan tiba saatnya untuk sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga yang full time. Semuanya dijalani dengan syukur, setidaknya masih ada pekerjaan dan gaji saat masih memiliki prioritas dan tanggungan yang harus dilunasi, bisa sedikit membantu meringankan beban keluarga yang membutuhkan bantuan dan suami dalam mencari nafkah.


Alhamdulillah selalu diberikan kesehatan untuk dapat mengatur waktu bekerja sekaligus merawat dan mendidik anak di rumah.


Kisah 2 : Kemudahan belum tentu baik

Hidup kita mungkin indah karena segalanya mudah tanpa ada kesulitan yang berarti, namun tenyata kemudahan itu bisa melenakan kita, seperti yang ditulis dalam buku ini bahwa kemudahan tidak selamanya baik. Membuat saya untuk introspeksi diri, sekali lagi.

Sebagai karyawan kadang kita mendapatkan banyak kemudahan. Misalnya karena menerima gaji tetap kita dipercaya untuk mengambil hutang baik melalui bank atau koperasi kantor dengan potong gaji belum lagi bila ada teman kerja yang menawari kredit barang, bisa bayar saat gajian hehe tentunya ini cukup melenakan. Padahal meski memiliki gaji tetap seharusnya hanya 30% dari gaji yang boleh dialokasikan untuk berhutang entah itu mencicil kendaraan, KPR dan lain-lain.


Membaca buku ini saya seperti diingatkan untuk tetap waspada dengan jebakan hutang, terutama hutang konsumtif sebab meski setiap bulan memperoleh gaji bila tidak cermat berhitung bisa-bisa alokasi untuk membayar kredit dan hutang ini itu lebih dari 30% dan ini tentunya akan berimbas dengan cashflow.


Tidak sedikit teman kerja yang terjebak dengan hutang yang berlebihan yang sedihnya karena mengambil barang kreditan yang tidak terlalu urgent atau penting seperti baju, kosmetik, gadget dan lain-lain. Seringnya mengeluh gaji hanya numpang lewat karena untuk membayar tagihan kartu kredit yang menumpuk, gaji terpotong hutang koperasi atau anggaran rumah tangga defisit dan sekali lagi harus berhutang kembali, gali lubang tutup lubang.


Yang patut kita waspadai adalah kebutuhan berhutang tersebut didorong oleh gengsi, karena teman yang lain memiliki baju atau gadget yang lebih bagus dan canggih. Kemudahan berhutang juga membuat kita jadi menyepelekan pembayaran, menunda membayar hutang kepada teman atau menunggak karena tiba-tiba ada kebutuhan lain yang sangat penting.


Padahal sebagai karyawan kita memiliki resiko sakit dan tidak dapat bekerja atau bahkan diberhentikan dari pekerjaan tiba-tiba. Saat pemasukan berkurang namun hutang masih banyak yang harus dibayar tentunya ini akan menyulitkan.


Kisah 3 : Tidak perlu minder

Kita punya batasan untuk diri kita sendiri yang terkadang hal itu dianggap orang lain masih sangat biasa.

Jangan minder, ketika kita sudah menetapkan standar untuk diri kita sendiri dan cukup nyaman dengan apa yang kita pakai. Kita punya daya ukur sendiri, kapan harus memakai apa, kapan dan bagaimana harus bersikap. Sehingga kita mudah untuk menjadi diri sendiri dan tidak terombang-ambing oleh standar hidup orang lain.


Berteman dan berkumpul dengan orang banyak itu hak dan menjalin silaturahmi sangat diutamakan. Banyak cara yang dilakukan untuk memperpanjang tali silaturahmi termasuk diantaranya mengadakan arisan, kumpul-kumpul dengan teman atau kerabat.


Namun tak jarang, ajang kumpul-kumpul tersebut menjadi ajang pamer. Sebagai perempuan pasti kita ingin terlihat wah dengan tampilan menarik dan serasi dan bila perlu terkesan mahal. Bila mampu membeli sendiri sih tidak apa-apa, namun tak jarang tampilan wah tersebut harus kita barter dengan hutang sana-sini untuk membeli barang-barang mahal.


Selain itu karena perkumpulan yang akan kita datangi adalah orang-orang dari kalangan tertentu kita terpaksa harus bersikap dan berpakaian seperti mereka padahal belum tentu kita nyaman dengan hal tersebut. Maka yang terbaik adalah, tetap memakai pakaian dan aksesoris yang terbaik yang kita miliki, tidak perlu harus sama atau semahal yang orang lain pakai, yang kita nyaman dan percaya diri.


Jangan takut terlihat beda dengan mereka atau orang lain karena sebenarnya masing-masing individu memiliki keunikan.


Seperti halnya ketika saya masuk ke dalam lingkungan pergaulan dari kalangan “the have”. Mungkin apa yang saya kenakan terlalu sederhana bagi mereka, namun karena saya memiliki kelebihan lain yang tidak mereka punya maka saya tetap santai, percaya diri dan bersikap apa adanya saya. Saat mereka membutuhkan bantuan yang ternyata sesuai dengan keahlian saya maka saya pun nampak istimewa di depan mereka karena hanya saya yang bisa.


Maka saya pun bisa menjalani, menikmati dan bersyukur dengan kehidupan saya. Standar hidup yang saya buat tidak perlu mengikuti mereka karena saya yakin, ketulusan dan kebaikan mereka akan dapat menerima saya apa adanya.


Kisah 4 : Allah selalu punya rahasia

Saat kita sangat menginginkan sesuatu ternyata Allah memberi kita yang lain yang bisa jadi menurut kita hal tersebut bukan yang kita inginkan atau butuhkan. Padahal bisa jadi Allah sedang menyiapkan yang jauh lebih baik dari yang kita sangka.

Saat saya menginginkan mengerjakan sebuah project A, ternyata atasan memberikan saya project B, yang lebih kecil. Meskipun demikian saya berusaha menyelesaikan project kecil tersebut. Tidak disangka, teman yang diserahi menyelesaikan project A mendapatkan masalah dan meminta saya membantu. Atasan saya mengetahui hal tersebut dan membolehkan saya membantu asal tidak mengganggu project saya sendiri.


Meski awalnya saya sempat kecewa karena project A tidak sepenuhnya diberikan untuk saya namun saya tetap bersabar dan berprasangka baik. Menyelesaikan pekerjaan kecil dari bagian project A dengan baik dan tuntas. meski tak jarang ada teman kerja yang melecehkan dan berkomentar, "Buat apa kerja sungguh-sungguh kalau kita tidak dihargai?". Namun saya tetap tegar dan berkata, "Semua akan indah pada waktunya lagian bila niat kerja kita adalah sebagian dari ibadah, Allah SWT akan memberikan yang terbaik".


Tak disangka setelah beberapa bulan project A selesai saya dipanggil atasan, diminta menyelesaikan project penting seperti project A, sedangkan project yang saya kerjakan diberikan kepada teman saya. Saya takjub, ternyata Allah memang selalu punya rahasia. Kini kami bertukar pekerjaan namun masih berhubungan baik sebagai teman meski dia sempat mengalami kekecewaan seperti yang saya alami namun seperti halnya saya, kami berdua yakin Allah SWT Maha Tahu Yang Terbaik untuk kami.


Selain kisah yang menarik dan "gue banget", buku Jalani Nikmati Syukuri ini juga memiliki keunikan yang jarang dimiliki oleh buku motivasi atau bertema religi lainnya.


Keunikan buku Jalani Nikmati Syukuri tersebut adalah :

1. Tanpa Daftar Isi


Awalnya saya sempat bingung, sebab saya terbiasa dengan buku yang memiliki daftar isi. Kesibukan membuat saya hanya menandai tema yang ingin atau perlu saya baca saja. Tanpa daftar isi, saya ”terpaksa” membaca buku Jalani Nikmati Syukuri dari awal hingga selesai. Mungkin saya bisa saja menandai judul dengan memeriksa satu persatu judul yang ada, namun malah membuat saya ”sibuk yang tidak jelas” hehehe. Akhirnya saya putuskan untuk membacanya dari awal hingga akhir. 

Kalau kata penulisnya, buku tanpa daftar isi ini memang disengaja, agar pembaca penasaran dan tidak perlu mengetahui detail isi buku ini saat berada di toko buku dan langsung membawanya ke meja kasir dan membayar haha...Trik marketing yang unik hehe...



2. Lay Out Buku yang Colourfull atau penuh warna
Memang bukan berwarna – warni namun dengan membuat tiap halaman atau quotes yang ingin digarisbawahi dengan warna yang berbeda, pembaca jadi tidak bosan dan tertarik membaca kalimat-kalimat yang penting atau perlu untuk diingat.
Tampilan buku dan lay out yang menarik membuat segar pikiran dan mata saat membacanya.
Solusi yang diberikan ditandai dengan warna-warna tertentu sehingga mudah bagi kita mengingat hikmah dalam buku tersebut.

3. Ada potongan cerita dalam bentuk komik
Bagi orang tipe visual seperti saya membaca kisah berupa tulisan melulu mungkin agak sedikit membosankan hehe..maka kehadiran lay out buku yang selain colourful juga ada potongan adegan dalam gambar-gambar seperti komik justru dapat menjadi penyegar pikiran.

Apalagi potongan gambar tersebut berisi cerita lucu dan unik sehingga mampu menyegarkan ingatan tentang apa yang telah kita baca sebelumnya.
4. Hikmah dari kitab suci Al Quran disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan popular.
Bahasa yang digunakan dalam buku Jalani Syukuri Nikmati pun unik, seperti buku-buku motivasi zaman now yang disampaikan dengan cara yang menyentuh hati. Tak jarang  kita tidak mau menerima kebenaran saat disampaikan dengan cara yang kurang tepat atau kurang menarik, namun buku ini berbeda.
Kebanyakan orang cenderung lebih suka membaca buku-buku motivasi dengan bahasa pop yang banyak ditulis oleh orang non muslim. Akibatnya buku-buku religi Islam jarang dilirik dan dibaca orang padahal hikmahnya sangat besar dalam membantu menyelesaikan problematika hidup, sayang sekali bukan?
Maka pembaca muslim utamanya setelah membaca buku ini akan merasa seperti “ditampar” karena sebenarnya solusi telah ada dalam kitab suci yang mereka baca sehari-hari.

Petikan-petikan ayat tersebut ditulis dengan cara yang menyenangkan untuk dibaca muncul diantara kisah yang kita baca, semacam pop up window notifikasi di komputer atau smartphone yang membuat kita mau tidak mau membacanya saat kita sedang membaca yang lain.

Maka diharapkan para muslim dan muslimah dapat menjalani, menikmati dan mensyukuri semua kejadian yang ada baik susah, senang, sedih, bahagia dan sebagainya. Kembali lagi kepada Al Qur’an, kitab motivasi paling akurat di muka bumi.
Buku ini unik, karena hikmah yang diambil berasal dari Al Qur’an namun disampaikan dengan bahasa yang sederhana, mudah dimengerti dan tidak dengan nada menggurui. Semua kesalahan yang dilakukan oleh si pelaku yang diceritakan adalah kisah yang sehari-hari dekat dengan kehidupan kita, terbukti banyak yang merasa jleb dan dapat memperbaiki diri setelah membaca buku ini.


Kesalahan, kekurangan dan kekeliruan yang sangat manusiawi mendapatkan solusi dari Al Qur’an.

Demikian review buku Jalani, Nikmati, Syukuri karya mas Dwi Suwiknyo ini, semoga bermanfaat memberikan sekilas pandangan dan pertimbangan untuk membeli buku motivasi terbaik ini. Nggak rugi kok beli buku ini hehe...

Saturday, June 3, 2017

#Day30, Akhir Ramadhan Rayakan Kemenangan

 Setelah 20 hari menjalani ibadah puasa Ramadhan, maka saatnya kita memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Bila sebagian orang justru mengendur semangat ibadahnya akibat persiapan menjelang mudik dan hari raya Idul Fitri, namun tak sedikit pula yang makin rajin beribadah. Hal ini karena kecintaannya pada Allah SWT dan takut akan berakhirnya bulan yang mulia dan penuh berkah ini.

Rasulullah SAW memberikan teladan dalam sebuah hadistnya agar kita umat Islam makin rajin beribadah, seperti yang disebutkan dalam hadist di bawah ini :

“Adalah Rasulullah SAW jika telah masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, beliau mengencangkan kainnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari-Muslim)

Mengapa 10 hari terakhir dianggap lebih baik dari hari lainnya di bulan Ramadhan ? Rasulullah SAW dalam hadistnya yang lain menyatakan :

“Carilah Lailatul Qadr  pada tanggal ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan” (HR Bukhori).

Malam Lailatul Qadr merupakan malam yang banyak dicari dan ditunggu oleh umat Islam sebab orang yang beribadah sholat pada malam Lailatul Qadr maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

“Dan barangsiapa yang berdiri (sholat sunnah) pada malam lailatul qadr dengan penuh keimanan dan mengharap ridho Allah maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu”.(HR Ibnu Abi Dunya dalam Fadhail Ramadhan).

Sayangnya, meski keutamaan sepuluh malah terakhir Ramadhan memiliki banyak keutamaan, umat Islam terkesan meremehkan. Alih-alih memperbanyak waktu untuk I’tikaf di masjid, mereka malah lebih banyak berkumpul di mall dan pusat perbelanjaan untuk berbelanja kebutuhan lebaran.

Tidak ada yang salah bagi kita bersuka cita menyambut akhir ramadhan dan hari kemenangan dengan beragam penganan dan baju baru, namun ada baiknya kita tetap mengutamakan ibadah, sebab bulan ramadhan hanya datang sekali dalam setahun dan belum tentu di tahun mendatang kita masih diberikan umur panjang untuk menjumpai lagi bulan Ramadhan. Jangan sampai kita menyesal sebab telah menyia-nyiakan tamu agung bernama bulan Ramadhan.

“Malam kemuliaan (lailatul qadr) itu lebih baik daripada seribu bulan” (QS. Al Qadr ayat 3 ).

Ibadah apa saja yang dilakukan Rasulullah SAW pada sepuluh malah terakhir bulan Ramadhan ?
Kamu bisa merencanakan dan membuat checklist ibadah dengan mencontoh kegiatan Rasulullah.

1. I’tikaf atau berdiam di masjid dengan niat khusus dan semata-mata karena ingin beribadah. Saat beri’tikaf di dalam masjid kamu dapat berdzikir, membaca Al Qur’an, melaksanakan sholat sunnah dan lain-lain. Gunakan waktu 10 hari terakhir untuk bermuhasabah atau mengevaluasi diri agar selepas Ramadhan kita menjadi pribadi muslim yang lebih baik.

2. Memperbanyak sedekah
Rasulullah saw. adalah orang yang sangat dermawan kepada siapapun, dan pada bulan ramadhan beliau lebih dermawan lagi saat Jibril menemui beliau. (HR. Mutafaq ‘alaih).
Kamu bisa memberikan makanan kecil untuk berbuka puasa di masjid atau panti asuhan atau di jalan bagi yang membutuhkan. Selain sedekah jangan lupa untuk menyiapkan anggaran berzakat.

3. Memperbanyak membaca Al Qur’an sebab pahalanya akan dilipatgandakan.

4. Beribadah umroh. Bagi umat Islam yang mampu dapat menunaikan ibadah umroh di Bulan Ramadhan sebab pahalanya setara dengan berhaji.

“Umrahlah kamu pada bulan ramadhan, karena umrah pada bulan ramadhan sebanding dengan melaksanakan ibadah haji” (HR. An-Nasai)

Selamat menunaikan ibadah puasa dan raih kemenangan dengan tetap istiqomah beribadah hingga akhir.


#Day29,Tips Menjadi Penulis Artikel Lepas

Penulis tidak hanya menulis buku, jurnal atau biografi. Di Era digital seperti sekarang ini keberadaan penulis lepas artikel untuk website sangat dibutuhkan. Siapa saja yang dapat menjadi seorang penulis artikel lepas? Siapa saja asal dia mau belajar dan menyukai tantangan. Mengapa ? Sebab tak jarang lowongan yang ada menawarkan pekerjaan penulis berbeda jauh dengan latar belakang pendidikan dan kegemaran kita.

Penulis lepas yang banyak dicari dari genre nonfiksi, meskipun fiksi juga ada namun tak banyak. Karena itu belajarlah menulis tulisan nonfiksi selain fiksi bila kamu memang ingin menjadi seorang penulis artikel lepas.

Lalu apa tips untuk menjadi seorang penulis artikel lepas atau freelance writer ?

1. Banyak membaca
Carilah sebanyak-banyaknya referensi baik dari buku bacaan atau browsing di internet. Selalu membaca hal-hal terbaru tentang bidang yang ingin kamu tekuni, misalnya menyukai gadget dan mengikuti perkembangannya. Tak sedikit website yang menjual gadget membutuhkan pe-review gadget seperti kamu. Atau yang suka memasak dapat menghubungi pemilik website yang mempunyai usaha kuliner dan tertarik untuk berpromosi secara online.

2. Banyak berlatih menulis
Agar tulisan review produk kita disukai banyak orang karena informatif dan bahasanya mudah dipahami, kamu perlu banyak berlatih menulis baik di blog, IG (disertai gambar yang menarik dan relevan), di notes Facebook dan media sosial lainnya. Manfaat dari menulis di media sosial antara lain untuk mengetahui respon pembaca apakah tulisanmu sudah cukup informatif dan menarik untuk dibaca. Pergunakan kata kunci atau keyword yang tepat agar tulisanmu terbaca Search Engine Google sehingga akan banyak pembaca yang mengunjungi website atau sosial media mu sehingga siapa tahu mereka akan menggunakan jasamu untuk menulis di website mereka.

Tulisanmu bisa beragam jenis misalnya tentang kuliner, ulasan fashion dan gadget atau kosmetik dan lain-lain. Blogmu bisa gado-gado alias campur-campur agar pengguna tahu bahwa kamu penulis serba bisa. Namun bila kamu ingin menulis satu tema saja misalnya tentang gadget saja atau review produk kosmetika saja juga tidak apa-apa.
Pergunakan kerangka atau outline untuk membuat artikel bila kamu masih pemula, namun bila sudah berpengalaman, cukup buat konsep atau catatan kecil saja, setelah itu dengan data yang ada, kembangkan menjadi sebuah artikel. Biasanya para pemesan meminta kamu menulis minimal 500 kata.

3. Bergabung dengan agen artikel
Ada bebarapa situs yang dapat kamu pergunakan, misalnya Sribulancer.com. Atau coba searching di Google. Dengan mengikuti agen artikel kamu tidak perlu susah mencari lowongan. Agen yang akan mencarikannya untukmu, kamu hanya tinggal menulis, mengirim dan menerima fee. Kelemahannya, agen akan memotong fee yang kamu terima, besarannya bisa bermacam-macam. Sebelum bergabung, carilah informasi detail tentang persyaratannya agar kamu tidak rugi.

4. Bila sudah berpengalaman, jadilah penulis lepas secara mandiri.
Penulis lepas harus dapat menerima kritik dan saran dari pemesan artikel dan harus mau dikembalikan bahkan ditunda pembayaran fee nya bila tulisan masih belum memenuhi persyaratan. Menjadi penulis lepas secara mandiri memungkinkan kamu menerima fee secara utuh dari pemesan.

5. Pelajari teknik menulis
Meski menulis di website terkesan lebih bebas, namun tetap gunakan kaidah menulis yang benar. Bahasa disesuaikan dengan segmen pasar pembaca website. Bila website berisi tentang tema keagamaan, gunakan bahasa yang formal karena bisa jadi pembacanya berasal dari berbagai kalangan. Bila website cenderung untuk anak muda, gunakan bahasa yang komunikatif dan sedikit gaul namun jelas.

6. Miliki kemampuan komunikasi yang baik dengan pihak pemesan artikel
Jangan mudah ngambek bila dikritik, sebisa mungkin kamu tidak hanya sebagai penulis namun juga dapat menjadi konsultan dari bisnis yang mereka miliki, untuk itu kamu harus banyak membaca dan belajar. Biasanya pemesan artikel akan mempromosikan kemampuan menulismu yang terbaik di komunitas mereka, namun sebaliknya bila tulisanmu kurang bagus, mereka tidak akan merekomendasikan kamu kepada orang lain. Terima kritikan dengan baik dan berikan penjelasan yang logis mengapa kamu menulis seperti itu.

7. Jangan lupa untuk memeriksa kembali artikel yang akan dikirim
Sebisanya mengurangi typo, kesalahan ejaan, kesalahan tanda baca dan lain-lain agar tulisan kamu nyaman di baca para pengunjung website.

Demikian tips menjadi penulis artikel lepas atau free lance writer, semoga bermanfaat.

#Day28, Tips Menjadi Karyawan Kaya

Karyawan identik dengan zona nyaman, dengan gaji tetap, dapat fasilitas gratis seperti asuransi kesehatan dan bisa utang di koperasi dengan sistem potong gaji hehe..Namun jam kerja bisa lebih panjang tidak bisa sembarangan ijin tidak masuk kerja.

Beda dengan pengusaha, waktu kerja ditentukan sendiri, punya karyawan, penghasilan bisa lebih besar daripada hanya menjadi karyawan, tapi benarkah menjadi pengusaha semudah itu?

Beberapa kawan sesama pekerja pernah bercerita bahwa bekerja sambil mengelola bisnis itu tidak mudah. Perlu ada ilmu tentang managemen, baik dalam mengatur uang sebagai permodalan atau membayar gaji karyawan bila ada, dan managemen waktu karena harus tetap disiplin masuk kerja walau sedang sibuk mengelola usaha.

Yang tak memiliki kemampuan tersebut harus memilih, tetap bekerja dan meninggalkan bisnis atau melanjutkan bisnis dan resign dari pekerjaan. Kadang alasan resign cenderung emosional karena tidak suka dengan atasan atau tidak suka dengan situasi kerja sedangkan yang bersangkutan minim pengetahuan tentang mengelola bisnis. Akhirnya bisnisnya harus gulung tikar dan kembali lagi ke dunia kerja menjadi karyawan agar dapat memiliki gaji tetap untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Tak sedikit yang takut dengan resign, karena berbeda dengan karyawan yang memiliki gaji tetap, keuntungan bisnis dapat turun naik sedangkan kebutuhan hidup tetap ada bahkan cenderung bertambah. Bagi yang takut memiliki bisnis dan memilih tetap bekerja, tidak perlu khawatir, ada tips bagaimana seorang karyawan tetap bisa kaya dan memiliki aset.

Sebagai karyawan Anda tidak perlu berkecil hati karena Anda juga memiliki kesempatan mempunyai penghasilan yang lebih besar dan aset meski hanya dengan menyisihkan gaji yang Anda terima setiap bulan.

Tips menjadi karyawan yang kaya adalah :

1. Merencanakan keuangan
Setiap bulan setelah Anda menerima gaji, apa yang segera Anda lakukan ? membelanjakannya ? menghabiskan untuk belanja barang-barang yang Anda inginkan atau habis separuh untuk bayar hutang ?

Agar Anda menjadi karyawan yang kaya, perhatikan sumber pemasukan dan dikeluarkan untuk apa saja? Biasanya sebagai karyawan Anda akan menerima gaji dan bonus senilai satu kali gaji sebanyak 2 kali dalam setahun, yakni saat menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dan bonus tahunan. Bila Anda termasuk karyawan berprestasi dan bisa bekerja sesuai bahkan melebih target akan ada bonus bulanan.

Hitung untuk apa saja pengeluaran Anda setiap bulan. Buat daftar, mana yang termasuk kebutuhan pokok, mana yang bisa ditunda dan mana yang tidak perlu. Sisanya dapat Anda gunakan sebagai tabungan hari tua. Bila perusahaan Anda tidak memiliki sistem potong gaji untuk tabungan hari tua, Anda dapat menyimpan uang tabungan tersebut di rekening yang berbeda.

Anda juga harus menentukan tujuan keuangan Anda, apakah suatu saat Anda ingin gunakan untuk menikah, membeli rumah, berbisnis dan lain-lain. Semakin jelas tujuan yang Anda buat, tentunya Anda semakin tahu berapa gaji yang harus Anda simpan di rekening tabungan.

2. Menabung
Ada beberapa perusahaan yang dapat membantu Anda agar lebih mudah menabung dengan sistem potong gaji seperti salah satunya di perusahaan tempat saya bekerja. Bekerja sama dengan koperasi yang juga menyediakan fasilitas simpan pinjam, saya dapat meminta koperasi memotong gaji saya dan memasukkannya dalam rekening tabungan di koperasi. Tentunya ini sangat memudahkan bagi saya.
Selain itu koperasi juga memberikan keistimewaan kepada nasabahnya yang memiliki simpanan banyak dapat meminjam uang dalam kondisi terdesak atau emergency lebih besar daripada yang tabungannya hanya sedikit.

3. Berinvestasi
Tabungan sudah ada. Namun bunga atau bagi hasilnya sangat kecil. Agar uang Anda dapat beranak pinak bukan dengan riba, Anda dapat menggunakan uang simpanan sebagai investasi. Misalnya dengan investasi emas, tanah dan property. Harga ketiga komponen investasi tersebut sangat fluktuatif namun jarang sekali mengalami penurunan yang sangat besar bahkan cnderung naik, karena itu banyak orang termasuk karyawan yang berinvestasi di ketiga item tersebut. Bila gaji Anda belum memungkinkan untuk membeli tanah atau property Anda dapat membeli emas batangan yang paling kecil seberat 1 gram dengan harga kurang lebih Rp 500.000,-.

4. Perhatikan gaya hidup
Anak muda yang baru saja masuk ke dunia kerja dan mengantongi gaji kadang cenderung seenaknya karena belum ada tanggungan keluarga. Padahal semakin muda ia memulai tabungan pensiun semakin banyak uang atau dana yang dia dapat saat kelak ia sudah tidak bekerja lagi.

Karena itu senyampang Anda masih muda, perhatikan gaya hidup Anda. Jangan gonta—ganti gadget hanya demi gengsi atau beli motor mahal hanya agar terlihat keren di mata cewek idaman. Sekali lagi, rencanakan keuangan Anda selama masih belum terlambat. Sebab nanti bila sudah menikah dan berkeluarga Anda akan dibebani oleh biaya hidup keluarga yang makin membengkak disebabkan Anda tidak dapat mengatur keuangan sejak dini. Apalagi bila Anda memiliki kartu kredit, gunakan dengan bijak agar tidak terjerat hutang bunga berbunga.

5. Jangan lupa berzakat dan bersedekah
Minimal Anda mengeluarkan zakat penghasilan 2,5% dari penghasilan per bulan dan perbanyak sedekah dengan membantu orang yang mengalami kesulitan. Fungsi zakat dan sedekah adalah untuk membersihkan harta yang Anda miliki, sehingga insya allah akan lebih berkah.
Demikian tips menjadi karyawan kaya, semoga bermanfaat.

Sumber : Buku KARYAWAN (JUGA) BISA KAYA, KALAU INGIN KAYA ANDA TIDAK PERLU RESIGN.

Karya : Dwi Suwikno, penerbit Elex Media Komputindo.

#Day27,Checklist di tengah bulan Ramadhan

Kita telah memasuki pertengahan bulan Ramadhan. Bila sebelumnya di awal bulan Ramadhan kita bersemangat beribadah maka tak jarang pada tengah bulan Ramadhan kita mulai kehilangan fokus ibadah. Tidak hanya karena jenuh, namun hati dan pikiran kita sudah mulai terbayang kemeriahan hari raya Idul Fitri sehingga kecenderungannya fokus ibadah kita mulai berkurang akibat mempersiapkan keperluan perayaan Idul Fitri.

Wajar bila manusia mengalami kejenuhan, namun jangan sampai kejenuhan tersebut mengurangi intensitas ibadah kita di bulan Ramadhan, sebab pahala dari ibadah yang kita lakukan di bulan ini sangat berlipat ganda, jauh lebih besar daripada dilakukan di bulan lain. Lagipula siapa yang bisa mengira kita masih akan hidup hingga Ramadhan berikutnya ?

Persiapan Idul Fitri pun tak jarang sangat menyita perhatian kita, apalagi mall dan pusat perbelanjaan sudah mempersiapkan banyak diskon, barang-barang baru yang sedang menjadi trend dan hidangan yang harus tersedia saat hari lebaran seperti kue, sirup dan lain-lain.

Maka, yang bisa kita lakukan pada pertengahan bulan Ramadhan ini adalah melakukan muhasabah atau evaluasi diri atas ibadah yang sudah kita lakukan dan akan kita tingkatkan di hari berikutnya.
Pertengahan bulan Ramadhan adalah saat yang tepat untuk kembali men-charge energi ibadah, sebab pada pertengahan bulan Ramadhan terdapat peringatan Nuzulul Al Qur’an yakni peristiwa turunnya kitab suci Al Qur’an dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW agar disebarkan dan diajarkan kepada seluruh umat manusia.

Para ulama juga menyarankan agar memperbanyak ibadah sebab malam lailatul Qadr diperkirakan akan turun pada pertengahan hingga akhir bulan Ramadhan.

Sebagaimana disebutkan dalam surat Al Qur’an surat Al-Qadr :
“ Sesungguhnya aku telah menurunkan Al-Qur’an pada malam lailatul qadr, tahukah kamu “apa lailatul qadr itu?”, lailatul qadr adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turun para malaikat dan ruh qudus ( malaikat jibril ) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”. 

Agar puasa dan ibadah Ramadhanmu tidak sia-sia, buatlah checklist sederhana ini dan pasang di tempat yang mudah dilihat agar dapat membuatmu kembali bersemangat.

1. Check kembali sudah berapa juz Al Qur’an yang sudah kamu baca? Buatlah target di awal bulan Ramadhan dan check kembali di pertengahan bulan. Bila targetmu adalah khatam atau dapat menyelesaikan Al Qur’an maka tambah lagi jadwal membacanya bila ternyata hingga pertengahan bulan masih jauh dari apa yang sudah kamu tetapkan.

2. Apakah sholat tarawihmu suka bolong-bolong dari awal Ramadhan? Lingkari kalender untuk menandai hari dimana kamu tidak melaksanakan sholat tarawih. Tentu ini akan membuatmu malu kepada Allah SWT, mengapa tidak melaksanakan sholat tarawih. Meski tergolong sebagai ibadah sunnah dan bukan sholat wajib, namun sholat ini hanya dilakukan pada bulan Ramadhan saja, masa’ sih kamu rela kehilangan momen ini? Di pertengahan Ramadhan ini usahakan untuk memperbaiki.

3. Kurangi kegiatan yang kurang bermanfaat seperti ngabuburit atau menunggu datangnya waktu berbuka dengan kegiatan yang tidak mengandung nilai ibadah. Jadwalkan hanya saat akhir pekan saja agar ibadahmu khusyuk dan fokus.

4. Perbanyak sedekah meski hanya sekedar snack untuk berbuka puasa, sebab pahala bersedekah di bulan Ramadhan sangat berlipat ganda.

Yuk jangan sampai Ramadhanmu berakhir sia-sia dengan membuat checklist ibadah.

#Day26, Mengapa kita harus berdoa ?

Manusia selalu memiliki keinginan dan kebutuhan, tidak hanya itu permasalahan dalam hidup juga kerap mengisi kehidupannya. Tak jarang masalah tersebut timbul akibat keinginan dan kebutuhannya sendiri. Masalah tersebut tentunya membutuhkan solusi agar tidak membuat beban dan keresahan yang akibatnya dapat membuat hidup tak tentram.

Solusi tidak hanya datang dari bantuan sesama manusia namun solusi yang sejati berasal dari Dzat Pencipta yakni Allah SWT. Solusi tersebut diberikan setelah manusia memanjatkan doa dan melakukan ikhtiar yang digariskan olehNya. Allah SWT seringkali memberikan jalan keluar dari arah yang tak disangka-sangka setelah manusia tersebut berlelah-lelah berdoa dan berikhtiar.

Allah SWT berfirman dalam salah satu surat Al Qur’an yang artinya :

“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepadaKu agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. (QS. Al Baqarah ayat 186).

Pada ayat tersebut dijelaskan bahwa saat kita memiliki permohonan dan doa hendaknya kita juga menjalankan atau memenuhi segala perintahNya, diantaranya memperbanyak ibadah seperti bersedekah, melaksanakan sholat sunnah tahajud, hajat dan dhuha, membaca Al Qur’an dan lain-lain.
Doa merupakan salah satu ibadah yang kita lakukan sebagai sarana penyelesaian permasalahan yang sedang kita hadapi. Dalam salah surat Al Qur’an yang artinya :

Dan apabila manusia ditimpa bahaya, dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat) seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk menghilangkan bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan (QS. Yunus ayat : 12)

Janganlah sampai kita menjadi orang yang melampaui batas dalam berdoa, yakni orang yang mengulang kembali kesalahan dan masalah yang sama saat Allah SWT telah memberikan jalan keluar pada masalah yang sebelumnya.

Ketika doa belum diijabah, hendaknya kita sebagai manusia bersabar, karena Allah SWT Maha Tahu Yang Terbaik untuk hambaNya. Bisa jadi doa kita di dunia tidak dikabulkan karena akan digantikan saat di akhirat atau terhindarnya kita dari musibah yang mungkin akan menyebabkan kita harus mengeluarkan banyak biaya.

Hadist berikut ini menyebutkan :

“Tidak ada seorang muslim yang berdoa suatu doa yang di dalamnya tidak ada dosa dan memutuskan tali silaturrahim, kecuali Allah akan memberikan karena doa itu salah satu dari tiga keadaan; bisa saja doanya disegerakan, bisa juga Allah simpan untuknya di akhirat dan bisa juga Allah hindarkan dia dari keburukan semisalnya.” Para sahabat bertanya, “Bagaimana jika kami memperbanyak doa.” Beliau menjawab, “Allah lebih memperbanyak lagi.” 
(HR. Ahmad, Al Bazzar dan Abu Ya’la dengan sanad-sanad yang jayyid, dan diriwayatkan pula oleh Hakim, ia berkata, “Shahih isnadnya.” Hadits ini dinyatakan “Hasan shahih” oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib no. 1633).

Doa yang kita panjatkan harus diiringi dengan keikhlasan dan kerelaan bahwa masalah yang kita hadapi semata-mata karena kita yang menyebabkannya dan memohon ampunan dari kesalahan yang kita lakukan. Setelah itu dibarengi dengan keyakinan bahwa Allah SWT akan memberikan solusi atas masalah yang sedang kita hadapi.

Mengapa kita harus berdoa sebelum melakukan usaha atau ikhtiar ?

1. Sebab pada saat kita ditimpa masalah, jiwa dan hati kita sedang labil dan cenderung gegabah dalam mengambil keputusan. Karena itu segeralah mengambil air wudhu, melaksanakan sholat sunnah dan perbanyaklah membaca dzikir terutama istighfar. Efek dari doa yang kita panjatkan setidaknya akan membuat kita lebih tenang dan jernih dalam memandang masalah tersebut.

2. Doa adalah wujud kepasrahan kita kepada Allah SWT dan memang kita seharusnya hanya meminta kepada Allah SWT. 

3. Doa mengajari kita untuk bersabar.
Saat kita mendahulukan berdoa sebelum berikhtiar dan Allah SWT berkenan memberikan kita solusi maka yang akan kita rasakan adalah ikhtiar yang kita lakukan akan terasa mudah dan bila pun ada kesulitan akan mudah kita selesaikan 

Ketika Allah SWT ridho dengan doa kita, maka ikhtiar yang kita lakukan juga sering meleset dari apa yang telah kita rencanakan namun hal tersebut merupakan solusi dari masalah yang kita hadapi. 
Doa yang mengawali ikhtiar akan membuat kita fokus dan tidak putus harapan kepada Allah SWT.

Doa adalah tanda keyakinan seorang hamba kepada penciptaNya

#Day25, Keajaiban doa mendahului ikhtiar

Sore itu saya berkunjung ke panti asuhan teman, Ukhti Dewi. Dia adalah muslimah bersahaja bersuamikan seorang dermawan yang rela mengasuh beberapa anak yatim piatu di rumahnya. Meski pekerjaannya hanya seorang guru Aliyah, dan istrinya juga tidak bekerja, namun mereka sangat yakin akan rejeki dari Allah SWT dan pahala dari mengasuh anak yatim di rumah mereka. Satu persatu anak yatim yang mereka asuh telah lulus sekolah dan mulai bekerja.

Anak-anak panti asuhan pun tidak berkurang malah bertambah, karena suami Ukhti Dewi mencari anak yatim piatu lagi untuk diasuh. Kakak-kakak asuh yang sudah bekerja memberikan bantuan dan menjadi donatur tetap. Mereka ingat bahwa mereka pernah diasuh dan dibiayai sehingga mereka tak ragu berbagi rezeki. Ukhti Dewi tidak pernah mengeluh atau keberatan, dengan kasih sayang seorang ibu, anak yatim piatu tersebut diasuh seperti anaknya sendiri.

Saya datang berkunjung membawakan snack untuk anak-anak panti asuhan yang tinggal di rumahnya. Kami duduk di teras rumahnya yang luas dan sejuk, mulailah saya bercerita tentang keinginan saya untuk merintis bisnis saat masih bekerja dengan harapan, saat bisnis berhasil saya dapat segera berhenti bekerja dan fokus dengan urusan rumah dan anak. Namun malah saya mendapat masalah dengan bisnis tersebut.

Lalu aku bercerita tentang uang belanja yang nyaris ludes karena terpakai untuk stock barang atau menalangi orang-orang yang membeli dengan berhutang. Saat mereka membayar tepat waktu memang tak masalah, namun akhir-akhir ini sering menunggak, sedangkan mencari orang yang dapat membeli kontan saat itu juga ternyata tak mudah.

Saya jadi rajin melihat notifikasi di HP, entah pesan BBM, Whatsapp, Messenger dan lain-lain. Jangan-jangan ada orderan nih, jangan-jangan ada komplain pelanggan nih. Aduh, ada orderan tapi stock barang kosong, dipilihkan yang lain pelanggan ndak mau. Eh ini barang udah packing tapi kok belum transfer sih?

“Waktu libur sabtu dan minggu lebih sering saya gunakan untuk melakukan bisnis daripada bermain dengan anak dan ngobrol dengan suami”.

“Apalagi suami, dia pasti keberatan. Lalu masih kamu teruskan bisnisnya? Padahal bila suami tidak ridho bisa dosa lho”, kata Ukhti Dewi lagi.

aya ingat, saat itu saya berdebat dengan suami, tentang pekerjaan, bisnis yang saya lakukan dan ibadah saya yang makin menurun kualitasnya.

Sebelum memulai sesuatu, mintalah ijin pada Allah SWT, Dia akan memberikan solusi dan jalan keluar yang tidak disangka-sangka. Ijin juga pada suami agar dia tidak salah paham.

Ikhtiar memang penting tapi menomorsatukan Allah jauh lebih penting. Karena buat apa kita bercapek-capek kerja dan berbisnis bila Allah SWT tidak ridho? Buat apa kita tekun berbisnis tapi ibadah kita amburadul, sholat hanya untuk menggugurkan kewajiban tidak ada ruhnya.

Tinggalkan sejenak angka-angka, sebentar saja, lepaskan pakaian ketakutanmu akan berkurangnya harta, risau oleh bertambahnya beban hidup, gagalnya usaha dan hilangnya kesempatan. Bukankah rejeki kita sudah dijamin olehNya ?

Finansial yang sulit memang kerap membuat otak kita berputar cepat mencari jalan keluar, namun memohon pertolongan kepada Allah SWT lebih dahulu jauh lebih penting sebelum melakukan ikhtiar. Lakukan dengan yakin dan ikhlas. Maka Allah SWT akan tunjukkan jalannya yang terbaik untukmu.

Maka Allah akan pilihkan jalan yang terbaik, mungkin bukan bisnis yang menyita waktu, bisa jadi Allah ingin kamu menjadi guru dengan mengajarkan ilmu dan dari situlah rejekimu menjadi berkah dan cukup bahkan berbuah penghargaan. Bisa jadi bakat menulis yang selama ini terabaikan akan menjadi jalan membuka pintu rejeki yang lain, sementara waktu untuk beribadah bisa kamu tambah. 

“Tidak ada seorang muslim yang berdoa suatu doa yang di dalamnya tidak ada dosa dan memutuskan tali silaturrahim, kecuali Allah akan memberikan karena doa itu salah satu dari tiga keadaan; bisa saja doanya disegerakan, bisa juga Allah simpan untuknya di akhirat dan bisa juga Allah hindarkan dia dari keburukan semisalnya.

” Para sahabat bertanya, “Bagaimana jika kami memperbanyak doa.” Beliau menjawab, “Allah lebih memperbanyak lagi.” 

(HR. Ahmad, Al Bazzar dan Abu Ya’la dengan sanad-sanad yang jayyid, dan diriwayatkan pula oleh Hakim, ia berkata, “Shahih isnadnya.” Hadits ini dinyatakan “Hasan shahih” oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib no. 1633).

Saya berterima kasih kepada Ukthi Dewi yang telah membukakan mata dan hati saya tentang eajaiban doa yang kita panjatkan. Tentang Allah SWT yang Maha Mengetahui yang terbaik untuk hambaNya. Keajaiban akan terjadi pada hamba yang menyakininya.

“Jangan hanya terpaku pada ikhtiar, ikhtiar itu perlu bahkan butuh totalitas, namun berdoa sebelum melaksanakan ikhtiar sangat penting”.

Saya pun total menghentikan bisnis, hanya kegiatan menulis review produk di blog yang masih saya teruskan. Saya memperbaiki kembali kualitas ibadah, membaca Al Qur’an setiap habis magrib atau subuh dan sholat malam. Pagi, saya sempatkan sholat dhuha. Saya berdoa, semoga Allah SWt cukupkan rejeki dan gaji yang saya terima walau tanpa bisnis apapun. Saya pun kembali fokus bekerja, dan mengurus keluarga. Yakin akan ada pertolongan Allah SWT.

Saya ingat waktu itu nyaris tak sepeser uangpun ada di dompet, semuanya habis untuk membayar hutang dan membayar kebutuhan sehari-hari sementara suami saat itu sibuk mengurus ibundanya yang sedang sakit keras di kota lain. Saya tak berani membebaninya dengan memintanya mentransfer uang untuk menutupi kebutuhan di tengah bulan. Tak putus saya berdoa semoga Allah memberikan jalan keluar.

Pukul tujuh malam, saya membaca postingan salah satu teman di Facebook yang memiliki bisnis travel bahwa websitenya membutuhkan web content writer. Segera saya menginboxnya. Tak lama saya mendapatkan jawaban, minta sample artikel dengan tema yang diinginkannya. Pukul delapan artikel telah saya tulis dan saya kirim. Setengah jam kemudian saya mendapatkan balasan dan artikel saya lolos bahkan beliau pesan sebanyak 10 artikel lagi dan meminta nomor rekening.

Alhamdulillah, uang yang beliau transfer cukup untuk belanja 2 hari hingga suami pulang dan memberikan dana belanja tambahan hingga akhir bulan. Sejak saat itu saya selalu menerima job setiap bulan. Tidak hanya menulis artikel namun pernah dipercaya pula membuatkan blog, mengatur lay out serta memposting artikel-artikel disertai gambar yang relevan. Feenya pun ditambah, hingga bila dikumpulkan dapat menutup kebutuhan bahkan bisa ditabung walau tak banyak. Seiring berjalannya waktu, hutangpun mulai berkurang dan lunas. 

Saya percaya, Allah SWT telah menentukan jalan terbaik untuk saya. Menjawab doa-doa saya. Bukan dengan bisnis namun memanfaatkan bakat yang telah dianugerahkannya untuk saya. Betapa bodohnya saya yang telah meremehkan pemberianNya.